U Bike

U Bike

Berikut adalah website yang dapat digunakan untuk registrasi u bike: https://taipei.youbike.com.tw/station/map  
Ulun Danu Beratan Bali

Ulun Danu Beratan Bali

     Pada kesempatan kali ini saya mengunjungi wisatan Ulun Danu Beratan Bali. Secara administratif Pura Ulun Danu Beratan terletak di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Pura ini pada prinspinya terletak tepat di tengah Pulau Bali, sekitar 50 Km di utara Kota Denpasar dan Singaraja. Udara pada lokasi wisata sangat dingin karena Pula Ulun Beratan terletak di ketinggian 1200 m diatas permukaan laut.  Pura Ulun Danu Beratan terdiri dari 5 kompleks Pura dan 1 buah stupa diantaranya adalah : Pura Penataran Agung, Pura Dalem Purwa, Pura Taman Beji, Pura Lingga Petak, Pura Prajapati dan Stupa Buddha. Lokasi Pura juga berdekatan dengan Danau Beratan.       Untuk masuk pada objek wisata ini cukup membayar Rp. 20.000 untuk wisatawan lokal. Berbagai keindahan yang dapat dinikmati diantaranya adalah Wisata air Danau Beratan menggunakan sped boat, taman bunga, berfoto bersama binatang eksotis seperti Phyton Albino, Chamelion, Elang, Rangkong, Kelelawar dan lain sebagainya. Selain itu juga terdapat berbagai toko-toko suvenir khas Bali yang tersedia dan sangat cocok bagi pengunjung yang ingin membeli oleh-oleh seperti pakaian khas Bali, pakaian, cemilan khas Bali dan lain sebagainya....
Tanjung Saruri, Pantai Batu Picah (BIAK)

Tanjung Saruri, Pantai Batu Picah (BIAK)

          Pada kesempatan ini saya berkesempatan untuk mengunjungi Tanjung Saruri atau lebih dikenal dengan Pantai batu Picah. Tanjung Saruri berlokasi di Biak Utara dan cukup lumayan jauh dari Biak Kota. Perjalanan memerlukan waktu 1 jam 30 menit dengan mobil. Saya berkesempatan dengan teman-teman untuk memotret keindahan Tanjung Saruri. Pemandangan Tanjung Saruri sangatlah Indah.          Pantai ini berada di tepian  batu karang dengan deburan ombak yang cukup deras. Kami mencoba menikmati deburan dari ombak yang melewati batu karang dan keindahan sunset di sore hari. Pengalaman yang sangat mengasyikkan dan menyenangkan. Sangat cocok sekali bagi pecinta fotografi landscape....
Perjalanan Ke Biak

Perjalanan Ke Biak

Mengunjungi Pulau Biak adalah salah satu pengalaman menarik saya. Dulu pernah mengunjungi biak tetapi hanya transit saja di Bandar udara Frans Kaisepo, Biak dan waktunya pun sudah lama sekali dan jujur saja saya sudah lupa. Kali ini saya memiliki kesempatan untuk berkeliling kembali di Biak. Kebetulan pada tanggal 5-7 mei 2016 ada kegiatan sosialisasi mengenai pentingnya sertifikasi fotografi. Kebetulan pada tanggal 5-7 mei 2016 ada kegiatan sosialisasi mengenai pentingnya sertifikasi fotografi. Sambil mengisi waktu luang, saya bersama teman-teman yang berprofesi  dan hobi dalam fotografi berangkat menuju biak. Kebetulan saya mendapatkan tiket murah untuk Pulang Pergi (PP) Jayapura menuju ke Biak  dan biak menuju jayapura di harga Rp. 1.277.800. Saya mendapatkan tiket PP murah hasil berburu di garuda travel fair di Mall Jayapura. Usaha saya pun tidak sia-sia. Tujuan kami adalah mendengarkan seminar yang mencakup sosialisasi sertifikasi fotografi dan hunting bersama untuk mengexplore keindahan pulau biak. Bersama rombongan saya berangkat dari Bandar Udara Sentani  07:35 dan tiba pada pukul 08.35 di bandara Frans Kasiepo Biak. Setelah sampai di Bandara Frans Kaisepo kami di jemput oleh rombongan dan menunggu di Aerohotel Asana, Biak. Kebetulan di Hotel ini acara seminar akan berlangsung. Begitu sampai di Hotel saya sangat takjub dengan pemandangan Pantai di Biak. Pasir putih dengan pantulan cahaya membuat warna air terlihat berbeda dan berwarna biru muda. Pada saat terbang ke biak pun, saya melihat bahwa pemandangan dari udara sangat bagus sekali terutama lautnya yang berkombinasi dengan warna biru muda dan tua. Hotel Asana dengan latar belakang pemandangan pantai  yang berwarna biru muda yang sangat indah memnbuat saya semakin penasaran dengan keindahan pulau Biak....
Tugu MacArthur Peninggalan Perang Dunia II

Tugu MacArthur Peninggalan Perang Dunia II

Sudah lama saya tidak mengunjungi Tugu MacArthur di Sentani. Ya!! dulu sih memang pernah, tepatnya mungkin 8 tahun lalu, di tahun 2008 pada saat di kampus mengadakan seminar biologi new guinea conference pada saat masih menjadi mahasiswa di program studi biologi. Bila berbicara apakah sering lewat di tugu ini, jawabannya kadang-kadang hanya numpang lewat saja tapi tidak mampir sama sekali. Berhubung terdapat teman yang orang tuanya dinas di ifar gunug, maka saya sering hanya bersilaturahmi di pada saat lebaran saja bersama teman-teman SMA. Tugu MacArthur terletak di markas rindam jalan ifar gunung sentani. Menggunakan sepeda motor hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. Tidak terlalu jauh dari rumah dan tentunya dari bandara sentani. Untuk masuk kesini pengunjung harus melapor pada pos rindam dan menitipkan kartu identitas. Berdasarkan undang-undang no 5 tahun 1992 tentang benda cagar budaya, situs tugu Mc Arthur telah menjadi kawasan cagar budaya yang dilindungi dan dilestarikan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal  Kebudayaan dan Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala. Tentunya tugu ini tidak dapat dilepaskan dari sejarah perang dunia ke I Untuk mencapai tempat ini dapat menggunakan sepeda motor dan mobil. Udara disini sangat sejuk dan dingin, karena terletak di daerah gunung. dari tugu  MacArthur sentani, kita dapat melihat keindahan danau sentani dan pulau-pulau kecil, yang mana terdapat kampung-kampung masyarakat sentani di pinggiran danau,  kumpulan hutan yang kehijauan, dan menikmati matahari terbenam. Selanjutnya dapat melihat bandara sentani, melihat berbagai pesawat dari berbagai maskapai penerbangan yang mendarat dan siap untuk lepas landas. Kebetulan saya sempat memotret pesawat milik maskapai penerbangan batik air yang bersiap untuk mendarat di sentani. Biasanya banyak pengunjung yang datang ke tempat ini hanya...
Taman Tirtagangga Karangasem

Taman Tirtagangga Karangasem

Yak saya lanjutkan lagi, setelah dari Taman Ujung (Taman Sukasada) dan masih di Karangasem, saya menuju ke Taman Tirtagangga. Taman Tirtangangga  berjarak tidak terlalu  jauh dari Taman Sukasada. Jarak tempuh dengan mobil hanya berjarak 10 hingga 15 menit.  Objek wisata taman Tirtagangga dulunya merupakan taman air Kerajaan Karangasem yang berlokasi di Bali Timur. Hingga sekarang, Taman Tirtagangga Karangasem berfungsi sebagai tempat wisata di Bali Timur. Mayoritas wisatawan yang datang berlibur merupakan wisatawan asing. Tiket masuk ke Taman Tirtagangga adalah Rp. 20.000 dan untuk membayar parkir cukup dengan Rp. 3000.  Pemandangan Taman Tirtagangga Di Taman Tirtagangga kita dapat melihat adanya kolam air mancur dan patung. Lokasi taman ini dekat dengan persawahan. Taman ini masih milik kerajaan Karangasem dan dibangun oleh Raja Karangasem  Anak Agung  Anglurah Ketut Karangasem. Terdapat 3 hal utama yang dapat dinikmati pada tempat wisata ini diantaranya adalah patung yang terletak pada bangunan tinggi dengan view taman yang indah, kedua adalah kolam renang dengan air yang sangat dingin dan segar, ketiga adalah kolam  air dengan air mancur yang terdapat ikan hias. Banyak Pengunjung yang melepas sendal dan sepatu mereka kemudian berjalan di tengah kolam dan berfoto Pada saat saya memasuki taman Tirtagangga, saya langsung disuguhkan dengan hamparan kolam air yang dihiasi dengan satu buah candi yang menjulang tinggi. Didalam kolam dapat melihat ikan hias dari dasar kolam. Air taman sangat jernih dan sejuk. Selanjutnya mengunjungi tempat adanya patung. Patung tersebut berada pada bangunan yang cukup tinggi, pada tempat terbuka dan terdapat pohon beringin. Kemudian ini yang saya tunggu-tunggu yaitu mandi di kolam Tirtagangga. Untuk berenang dikolam ini, saya harus merogoh kocek hanya Rp. 10.000 karena diwajibkan demikian. Kemudian...
Page 1 of 212